Pilih Bengkel Resmi atau Bengkel Non Resmi

Bagi pemilik kendaraan bermotor pasti sudah sering dan hafal dengan perawatan service kendaraannya. Baik itu motor ataupun mobil. Secara berkala kita harus merawat kendaraan kita biar kondisi mesin tetap terjaga dan dapat terasa manfaat nya lebih lama.

Banyak pilihan bengkel yang bisa kitu tuju. Biasanya masing-masing pabrikan merk kendaraan juga menyediakan bengkel sebagai bentuk pelayanan purna jualnya. Dimana-mana bisa kita lihat bengkel merk pabrikan. Selain bengkel pabrikan juga banyak bengkel yang menyediakan perawatan untuk semua merk.

Masalahnya, bengkel mobil resmi identik dengan harga yang mahal. Saya sudah mengalaminya sendiri, ketika menggunakan bengkel resmi dan bengkel non resmi, pasti beda jauh habisnya.

Memang sih, hasilnya juga beda, ada harga ada kualitas. Kalau hanya perawatan rutin saja memang selisihnya nggak jauh beda. kalau perawatan rutinnya ganti oli, baik oli mesin, atau oli transmisi ataupun oli yang lain mungkin habisnya tidak jauh beda. tapi kalau sudah ganti spare part, hasil akhirnya akan jauh beda.

Satu lagi, kalau di bengkel non resmi yang baik, biasanya kalau mau ganti spare part, akan melihat kondisinya lebih dahulu, misalnya saja mau ganti air filter. Dilihat dulu spare part itu masih bagus apa tidak, kadang kalau masih bagus justru malah jangan diganti dulu, sayang katanya, itu kalau bengkel yang baik. kalau bengkel yang nggak baik malah maunya diganti semua biar untung banyak.

Kalau di bengkel resmi, yang dilihat bukan kondisinya, tetapi waktu dan jarak tempuh yang sudah dilalui, sesuai dengan buku pedoman yang ada dari pabrikannya. misalnya spare part itu menurut bengkel harus diganti tiap 10000 km sekali, ya berarti setiap 10000 km ya harus diganti entah kondisinya masih bagus atau tidak.

Memang sih kesannya kaku dan terlalu mengikuti petunjuk buku dari pabrik. walaupun hasilnya memang bagus. Gimana nggak bagus, spare part masih layak pakai saja suruh ganti baru jelas saja bagus terus.

Susahnya, kalau kita ketemu dengan orang bengkel yang gaya bicaranya “menakut-nakuti”. dalam hal ini misalnya kalau kita nggak mau ganti spare part, ntar di bilangnya, ” wah bahaya pak , ntar kalau begini-begitu, resikonya begini-begitu” waduh jadi kepikiran kita. enaknya kan kasih saran, memang sih pak aturannya harus diganti, tapi kalau masih bagus nggak apa-apa, mungkin waktu service kemudian baru diganti, gitu kan enak.

mau pilih bengkel mana itu sih terserah pilihan masing-masing. bengkel resmi sudah pasti bagus dan terpercaya. bengkel non resmi kalau memang sudah percaya nggak masalah.

Tinggalkan komentar

Filed under otomotif

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s