Asyiknya Kereta Api Komuter Surabaya; Solusi Mengurangi Kemacetan

Sebenarnya sudah lama keinginan saya untuk mencoba moda transportasi ini. Kereta komuter Surabaya, dengan jalur surabaya ke sidoarjo hingga porong. Justru istri saya yang sering menggunakannya.

Untuk yang jarang pakai kereta, naik kereta serasa kita berada di dunia yang lain dari biasanya. dari yang biasanya kita menggunakan mobil atau sepeda motor berebutan jalan ditengah kemacetan kota. ketika naik kereta, kita melihat jalan raya dari sisi yang lain. Kita melihat mobil, motor saling mendahului, melaju di jalan, kita melihat mereka semua dari jalur yang lain. dan tanpa terhalang macet tentunya..

Naik komuter Surabaya kan kebanyakan berada di sepanjang jalan utama jalur surabaya sidoarjo. Jadi kita serasa melewati jalan yang biasa kita lalui tapi dengan rasa dan pengalaman yang berbeda.

Cukup dengan harga yang murah, hanya Rp 2000, kita bisa naik kereta dari surabaya hingga porong. lebih murah dari moda angkutan kota ataupun bis kota. bisa 2 kali lipat bahkan lebih.

Tapi memang sih kalau pagi hari jadwal jam 6 pagi dari sidoarjo atau yang sore hari dari surabaya kelihatan penumpang yang berjubel menggunakan kereta komuter ini.

Kalau melihat dari rute yang dilalui dan stasiun yang disinggahi, sebenarnya kereta ini berpotensi bisa untuk alternatif mengurangi kemacetan jalan raya. banyak stasiun yang disinggahi ada di samping jalan raya, mulai dari sidoarjo sampai dengan wonokromo, jalur kereta api ada di samping jalan raya utama yang menghubungkan surabaya dan sidoarjo. yang setiap hari pagi maupun sore hari padat dilalui para komuter.

Kalau didukung dengan moda transportasi lain yang bisa menjadi feeder bagi kereta ini, saya yakin kereta ini bisa menjadi alat transportasi pilihan masyarakat.

kita bisa lihat, misalnya saja, Untuk ke bandara bisa turun di stasiun sawotratap, di depan stasiun biasa ada kontrol bus ke bandara. dari stasiun bungurasih sudah ada di depan terminal purabaya.

Untuk yang bekerja di daerah A Yani, stasiun jemursari dan margorejo bisa jadi pilihan, jika ingin belanja di royal plasa atau Darmo trade centre ataupun pasar wonokromo bisa turun di stasiun wonokromo.

Stasiun Gubeng bisa untuk para penumpang dengan tujuan WTC, surabaya plaza, Unair, rumah sakit dr sutomo, walikota, para pekerja di daerah jalan pemuda, kayun pun bisa memanfaatkannya.

Dari stasiun semut juga bisa jadi tujuan untuk ke pusat perbelanjaan, bisa ke pasar atom, jembatan merah, pasar turi, ITC juga ke tugu pahlawan.

bahkan mungkin untuk jangka panjang bisa dilengkapi dengan paket wisata ke lumpur porong dan kerajinan tanggulangin.

Banyak sekali yang bisa didapat. Namun semua itu nggak akan bisa berjalan kalau nggak ada moda transportasi selanjutnya dari depan stasiun ke tempat tujuan. Mungkin dengan sosialisasi, manajemen dan marketing yang baik semua itu bisa diwujudkan. Jadwal kereta juga disesuaikan dengan jadwal pekerja atau penumpang yang sesuai.

Tentunya bukan hanya dari pihak pengelola kereta api, tapi juga pemerintah kota, maupun dari pihak-pihak swasta yang ikut diuntungkan dengan jalur tersebut.

Kalau kemacetan bisa dikurangi kan manfaatya banyak yang merasakan.

Tinggalkan komentar

Filed under fenomena, gaya hidup, info, kehidupan, wisata

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s