Supporter Bonek, Seperti Apa Mereka Mendukung Klub?

Bagi sejumlah orang, nama superter bonek pasti sudah tidak asing lagi. Nama itu sudah melekat dengan kata pendukung sepakbola klub persebaya dari surabaya. Sejak dahulu hingga sekarang seakan nggak ada habisnya pendukung klub sepakbola ini dalam membuat berita. Namun ironisnya suporter ini sering diasosiasikan dengan tindakan yang negatif, anarkis. Sebetulnya bagaimana sih mereka ini?

Nama bonek merupakan singkatan dari bondo nekat, atau modal nekat. Mereka, pendukung sepakbola ini, selalu mendukung tim kesayangan mereka dimanapun bermain dengan modal nekat. Bukan dengan modal uang, mereka mendukung tim dengan semangat mereka, uang bukanlah persoalan pertama, yang penting mereka nekat untuk berangkat ke kandang musuh, entah nanti akan bagaimana yang terjadi disana, bagaimana mereka hidup, tinggal dimana, makan apa itu urusan nanti yang penting nekat berangkat untuk mendukung klub kesayangan mereka.

Nah itulah yang menjadi masalah, dengan modal nekatnya berada di kampung orang, tanpa ada organisator dan tanpa ada pemimpin yang bisa mengatur mereka, akan membuat mereka mencari apa yang diperlukan secara nekat pula. Setiap orang tentunya akan memerlukan tempat hidup, makan, kalau mereka perlukan tentunya ya harus bisa diperoleh apapun caranya. Caranya ini yang sering membuat onar dan anarkis di semua tempat.

Itu kalau sedang bermain di kandang musuh, bagaimana kalau sedang bermain di kandang sendiri, ternyata sama saja, kalau orang sudah berkumpul menjadi massa, itu yang akan sulit dikontrol, tanpa komando yang jelas mereka bisa saja datang ke warung atau toko, mengambil barang, makanan tanpa membayar, tentunya ini bukan semua orang, oknum pastinya.

Apakah mereka bisa tertib jika tim kesayangan mereka menang? Ternyata jawabannya tidak pasti, kalau tim kalah sudah pasti akan meluapkan kekesalan mereka di jalan , tapi kalau tim nya menang, ternyata mereka juga teriak-teriak provokatif untuk merusak hal-hal yang dilewati. Wah sama saja ternyata kalah atau menang.

Sebenarnya ada hal positifnya juga,ini bisa untuk melecut semangat pemain, agar lebih semangat bermain dan jangan sampai hasil permainan mereka menimbulkan masalah setelahnya, Tentunya pemain menjadi berusaha untuk menang. Kalau hal negatifnya, tentunya sudah cukup dibahas diatas.

Mereka koq bisa berperilaku seperti itu ya, itu sebenarnya yang perlu dikaji oleh banyak pihak yang peduli dengan sepakbola. Jangan-jangan perilaku seperti itu memang sudah membudaya di lingkungan mereka, atau jangan-jangan perilaku tersebut telah di doktrin secara tidak langsung oleh lingkungan dan para pendahulunya. Istilahnya, mereka pertama hanya ikut-ikut melihat, lama-lama mengikuti hal-hal yang tidak perlu, Dan itu berlangsung terus menerus. Dan lagi mereka melakukan hal-hal yang anarkis tersebut dengan bangga dan suka cita. Di dukung oleh kelompoknya tanpa adanya kontrol yang mengendalikan.

Tinggalkan komentar

Filed under fenomena

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s