Kerja Keras Pertamina Membangun SPBU Menyamankan Perjalanan Kita

Setiap orang yang sering melakukan perjalanan jauh melalui darat menggunakan kedaraan pribadi pasti tahu dan hafal tempat-tempat dimana ada spbu favorit. Sekarang ini spbu bukan hanya menjadi tempat mengisi bahan bakar, tapi menjadi tujuan kita untuk pemberhentian.

Saya jadi ingat pengalaman waktu mudik lebaran kemarin. Perjalanan dari Surabaya ke Jawa Tengah tentu bukan perjalanan yang singkat. Perlu persiapan bekal dan persiapan tempat-tempat yang bisa dijadikan tempat istirahat, makan, isi bahan bakar, dan lainnya.

Di hari H berangkatlah bersama keluarga sore hari menjelang malam. Perbekalan sudah dirasa cukup, rencana istirahat pun sudah disiapkan kalau memang diperlukan akan menginap di hotel dai daerah solo, karena memang ada bayi jadi dimungkinkan perlu istirahat yang cukup memadai.

Alhamdulillan perjalanan diawali tanpa kemacetan menuju luar kota, bahan bakar premium sudah siap diisi penuh untuk bekal perjalanan. Padahal sebenarnya masalah bahan bakar tidak perlu khawatir bagaimana kalau habis di jalan, SPBU Pertamina sudah siap melayani para pengguna jalan setiap saat 24 jam. Coba lihat saja sekarang jarak antar SPBU Pertamina tidak lebih dari 5 Km pasti sudah ketemu lagi dengan SPBU lain, entah masih disisi jalan yang sama atau sisi yang lain. Baik lewat pantura ataupun lewat jalan selatan atau tengah pasti keadaan nya tidak jauh berbeda.

Tapi memangnya kita mampir ke SPBU cuma untuk isi bahan bakar saja? Ternyata tidak, ketika waktu adzan sholat magrib dikumandangkan segera saja terlintas di pikiran, kita harus cari tempat sholat nih.  Ada 2 tempat yang cukup representatif untuk berhenti dan sholat, cari masjid atau SPBU. lho koq SPBU, Soalnya saya yakin SPBU sekarang sudah dilengkapi dengan mushola yang cukup baik, bersih dan aman.

Terbukti kan SPBU Pertamina tidak hanya untuk urusan bahan bakar saja, setelah selesai sholat kita lanjutkan lagi perjalanan.

Setelah beberapa lama perjalanan, rupanya hasrat ingin buang hajat tak tertahankan, lagi-lagi yang terlintas di pikiran kita, kita harus cari SPBU terdekat nih. Koq SPBU lagi, ternyata bukan untuk isi bahan bakar, untuk kencing pun yang dicari SPBU, sekarang kan banyak SPBU yang menyediakan toilet yang cukup nyaman dan bersih.

Setelah bolak-balik mampir SPBU, tiba lah waktunya mencari tempat makan, rupanya ini saja yang saya cari-cari tapi belum disediakan oleh SPBU Pertamina, memang sih ada beberapa SPBU yang juga lengkap dengan tempat makan tapi masih jarang. Semoga saja masa mendatang bisa dilengkapi.

Perjalanan telah jauh, malam telah larut, istri sudah minta untuk dicarikan tempat istirahat untuk menginap atau untuk bisa sekedar merebahkan badan. Pencarian hotel dimulai. Namun sampai belasan hotel dikunjungi, sudah habis lebih dari satu jam untuk mencari hotel yang bisa untuk menginap (di daerah Solo) ternyata semua penuh, tidak tersisa, maklumlah mungkin saat lebaran memang saat penuh-penuhnya hunian hotel apalagi di kota sebesar Solo yang juga menjadi tujuan wisata.

Akhirnya diputuskan untuk istirahat di mobil saja mencari tempat yang enak untuk parkir dan aman untuk berhenti. Lagi-lagi yang terlintas di pikiran adalah mencari SPBU. Padahal tujuannya untuk berhenti dan sekedar memejamkan mata mengumpulkan energi untuk perjalanan selanjutnya setelah beberapa jam kerja keras menyusuri jalan. Setelah memilih-milih SPBU, karena memang banyak pilihan, akhirnya dipilih SPBU yang cukup besar, tempat parkir yang enak, tidak terlalu sepi dan tidak terlalu ramai, pencahayaan juga cukup, dan lingkungan yang aman.

Tidak terasa, entah karena capek atau karena ngantuk, istirahat di SPBU ini sampai 2 jam! mungkin karena merasa nyaman dan aman jadi bisa istirahat lama, dan lagi yang istirahat disitu tidak cuma satu dua mobil, ternyata banyak mobil yang juga menggunakan SPBU sebagai tempat istirahat.

Perjalanan dapat dilanjutkan lagi setelah cukup istirahat dan isi bahan bakar. Masak sudah  bolak-balik mampir ke SPBU Pertamina nggak pernah beli bensin.

Itulah pengalaman, yang saya pikir cukup asyik untuk mengetengahkan peran SPBU dalam hal ini Pertamina dalam menyamankan para pengguna jalan. Kerja keras mewujudkan SPBU menjadi lebih baik seakan menjadi energi bagi negeri ini untuk bangkit dan menjalankan roda perekonomian negeri.

Coba saja kita ingat-ingat sekitar 10 tahun yang lalu seperti apa SPBU Pertamina, mungkin disetiap kota tidak lebih dari 5 buah, dengan pelayanan yang tidak terstandar, sampai-sampai ada SPBU yang nggak laku karena tidak jujur kepada pelanggan. Sekarang dengan kerja keras mampu mewujudkan SPBU bukan hanya tempat untuk mengisi bahan bakar namun juga sebagai tempat persinggahan, lengkap dengan toilet, musholla, mungkin kedepan bisa menjadi tempat peristirahatan, tempat makan dan lainnya.

4 Komentar

Filed under blog, fenomena, otomotif

4 responses to “Kerja Keras Pertamina Membangun SPBU Menyamankan Perjalanan Kita

  1. good luck in competition

  2. Arleta Fenty

    selamat berkompetisi juga

  3. selamat berkompetisi pak, ayo kasih masukan buat pertamina kita. biar makin membanggakan!

  4. tonggo simangunsong

    selamat berkompetisi juga, pak…

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s