Bagaimana “Memilih” Pengemis

Sering kali kita bertemu dengan pengemis di lampu merah, di masjid. Apalagi ketika bulan ramadhan ini. Sepertinya semakin bertambah banyak saja pengemis yang ada. Bahkan, katanya nih, ada yang didatangkan dari luar kota. ada yang mengajak anak-anaknya, ada yang masih gagah, ada yang masih muda ada juga yang tua.

Kadang juga kita merasa “nggak terima” kalo ada pengemis yang menurut kita “masih kuat” untuk berusaha, masih muda, masih sehat dan lain sebagainya.

Tapi, sebenarnya bagaimana sih seharusnya, kalo kita pake dasar kita harus berbagi sesama, ber infaq kepada sesama, ya untuk siapapun itu kita harus ikhlas untuk berbagi, baik untuk yang masih muda, masih kuat ataupun yang sudah renta atau yang membawa anak-anaknya yang masih kecil.

Tapi jujur nih ya, kalo kita ketemu dengan pengemis yang kayaknya masih gagah, muda gitu koq jadi gimana ya, jadi malah mengurangi keikhlasan gitu ya. misalnya di lampu merah ada pengemis yang masih muda, pasti pikiran kita “ah masih muda, biarin aja deh” atau “koq nggak kerja sih orang ini”. Akhirnya kita malah nggak ngasih sama sekali.

Kadang juga kita punya pikiran “Ntar ajalah kalo ngasih buat yang benar-benar memerlukan aja” tapi kan kita nggak tahu juga mana yang benar-benar perlu, memangsih kadang kita pikir kita hanya akan memberi untuk yang perlu saja, untuk yang sudah nggak kuat kerja atau untuk yang sudah lemah misalnya. tapi bagaimana mimilah-milah hal yang seperti itu, mungkin aja mereka melakukan itu karena memang terpaksa, daripada melakukan kejahatan, nyopet, nyuri misalnya.

Dari situ ujung-ujungnya kita malah nggak ngasih sama sekali, bukankah mereka itu ladang pahala buat kita, tapi memang bingung juga kalo udah melihat kondisi masyarakat yang seperti itu.

Bagaimana menurut anda?

Tinggalkan komentar

Filed under fenomena, gaya hidup

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s