Tidak Pantas Warga Perumahan dapat konversi LPG

Beberapa hari yang lalu di komplek perumahan saya ada pembagian tabung gas LPG yang 3 kg. sebenarnya sudah lama ada pengumuman tentang adanya pembagian tabung gas LPG untuk konversi minyak tanah menjadi gas LPG sesuai program pemerintah. Bagi penduduk setempat dengan dibuktikan dengan kepemilikan KTP dapat mendaftarkan di tempat Pak RT, demikian pengumunannya.

Saya juga dapat selebaran pengumuman itu tapi saya nggak ada niat untuk mendaftarkan walaupun saya punya KTP perumahan itu. Soalnya saya pernah baca di koran kalo nggak salah untuk program konversi mitan ke LPG ini ada kriteria sasarannya. Untuk rumah tangga, misalnya hanya untuk ibu rumah tangga dengan pengguna minyak tanah murni, kemudian kelas sosial dengan penghasilan keluarga dibawah 1,5juta rupiah. Jadi saya merasa itu bukan untuk saya, bukannya saya sombong, minimal kan saya bukan pengguna minyak tanah sebelumya saya sudah jadi pengguna LPG, jadi apa yang mau dikonversi kan sudah pake gas.

Yang saya herankan, saya lihat banyak warga perumahan dapat pembagian tabung gas tersebut padahal menurut saya mereka bukan pengguna minyak tanah murni dan kelas sosialnya pun saya rasa mereka ada diatas kelas sosial yang ditentukan, sampai-sampai ada pembantu rumah sebelah yang komentar “disini rumah bagus-bagus koq dapat tabung gas gratis, di desa saya sana koq malah banyak yang nggak dapat”.

Sekarang kita pikir lah. untuk membeli rumah kan kita kredit nih (mungkin banyak juga yang cash, kalo saya kredit soalnya), anggap saja di perumahan saya ini banyak yang kredit. Karena di perumahan yang sama kita bisa tau kira-kira berapa harga rumahnya. Sekarang bank untuk memberikan KPR biasanya ada syaratnya untuk cicilan rumah perbulan adalah maksimal 30% dari gaji suami+istri. kalo kita hitung balik rata-rata cicilan rumah sekarang sekitar 500ribu keatas. kalo 500ribu itu merupakan 30% dari penghasilan berarti kan lebih dari 1,5juta. berarti juga tidak masuk sasaran program konversi minyak tanah tersebut. mungkin malah banyak yang lebih banyak yang lebih dari itu jumlah cicilannya berarti lebih tinggi pula kelas sosialnya.

Bukannya saya mau menghitung keuangan orang, tapi saya pikir kalo sadar akan program pemerintah kan ya mending yang tepat sasaran, buat yang lebih berhak. masak kita malah memilih untuk dianggap kelas sosial yang lebih rendah, bukannya kita lebih baik kalo membantu mereka bukan mengambil hak mereka.

Marilah kita syukuri apa yang sudah kita dapat, semoga menjadi lebih berkah dan bermanfaat, semoga kita mendapat barokah dan selalu dilindungiNya, amin.

1 Komentar

Filed under info, Uncategorized

One response to “Tidak Pantas Warga Perumahan dapat konversi LPG

  1. ksemar

    Itulah realita di negeri ini. Yang mampu (kaya) sering mendapat bantuan dan kebetulan yang menerima itu juga tidak punya empati dan solidaritas sosial

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s