Korban Kecanduan Televisi

MENONTON televisi mungkin sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Bahkan di antaranya ada yang tidak bisa melepaskan diri dari kebiasaan menonton kotak bergambar ini dan telah menganggapnya sebagai aktivitas wajib seperti makan atau bernafas.

Bila Anda setiap hari menghabiskan sedikit waktu saja untuk duduk di depan televisi mungkin tidaklah menjadi masalah. Akan tetapi, bila televisi sudah menyita sebagia besar waktu hidup Anda itulah yang akan mendatangkan petaka.

Menurut para ahli, kebanyakan menonton tv akan membuat Anda merasa tua dan loyo sebelum waktunya. Dengan hanya duduk pasif dan hampir tidak menggunakan otot, lama-lama Anda akan merasa kaku, letih, malas berfikir.

Dalam jangka panjang, ini dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melakukan aktivitas fisik. Alhasil, otot menjadi kendur dan otak macet. Sebuah riset di AS pun menyebutkan bahwa kebiasaan menonton TV rata-rata 4 jam sehari dapat meningkatkan risiko mengalami kegemukan.

Tetapi siapa yang punya waktu sebanyak itu untuk nongkrong di depan TV? Jawabannya banyak. Sebuah survei di AS yang dilakukan Nielson Media Research misalnya pernah menyebutkan pria di Negeri Paman Sam itu rata-rata menonton TV lebih dari 3,5 jam sehari.

Nah apakah Anda termasuk orang yang sudah menjadi korban televisi? Berikut ini adalah kuisioner sederhana untuk mengungkap apakah Anda sudah mengidap kecanduan atau berpotensi mengalami masalah dengan kebiasaan kotak bergambar tersebut. Untuk menggunakan kuisioner ini, tandai tiap pertanyaan yang Anda jawab dengan ya.

1. Apakah Anda menonton televisi lebih dari dua jam sehari? Apakah Anda menolak bicara dengan orang lain ketika sedang menonton televisi?

2. Apakah Anda merasa tidak senang atau kesal ketika Anda harus mematikan televisi dan mengerjakan sesuatu yang lain?

3. Apakah Anda kadang-kadang merasa letih luar biasa selama seharian?

4. Apakah Anda sering makan cemilan atau makanan Iced yang tidak sehat sambil duduk menonton televisi?

5. Apakah Anda sering mengalami insomnia dan menggunakan televisi sebagai cara untuk mengisi waktu selama sulit tidur itu?

6. Pada suatu hari yang menyenangkan, apakah Anda lebih suka tinggal di rumah, menonton televisi, daripada pergi ke suatu tempat di luar?

7. Sulitkah bagi Anda untuk berbagi atau mengungkapkan perasaan dan pengalaman dengan orang lain?

8. Apakah Anda terlibat aktif dalam sekurangnya dua hobi, klub, atau kegiatan olahraga sekurangnya empat jam per minggu?

9. Apakah Anda sering menyalakan televisi dan menjelajah semua stasiun tanpa gambaran tentangacara tertentuyang inginAnda tonton?

Cara menilai hasil kuis:
Untuk setiap pertanyaan bernomor ganjil yang Anda jawab dengan ya, beri nilai dua poin. Faktor-faktor ini ditentukan oleh para ahli sebagai indikator untuk kebanyakan menonton televisi.

Untuk setiap pertanyaan bernomor genap yang Anda jawab dengan ya, beri nilai satu poin. Faktor-faktor ini, sehubungan dengan kebiasaan menonton yang buruk, menandakan potensi untuk bermasalah.

Jumlahkan skor Anda kemudian gunakan skala berikut untuk mengetahui posisi Anda.

3 atau kurang. Tidak ada masalah.
4 hingga 6. Berpotensi untuk menjadi masalah.
7 hingga 9. Ya, tampaknya Anda terlalu banyak menonton televisi.
10 atau lebih. Celaka! Otak Anda mungkin sudah kena setrum.

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan komentar

Filed under gaya hidup

maaf, blog ini sudah pindah

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s