Arsip

Archive for the ‘otomotif’ Category

Memperbaiki AC Mobil Honda Jazz

honda-jazzMungkin diantara para pemilik mobil pernah memiliki pengalaman yang sama dengan saya. AC mobil tidak terasa waktu siang tetapi kalo malam rasanya dingin sekali. anehnya lagi lama-lama yang keluar bukan angin dingin tetapi angin panas.

Masalah AC mobil saya dulu juga begitu, pertamanya kalo kita hidupkan ac pada malam hari, rasanya dingiiin betul, tapi kalo siang koq malah rasanya panas gini. Saya pikir karena kaca mobil kurang gelap. Tapi lama-lama bukan itu lagi masalahnya. Jika kita nyalakan Ac, setelah beberapa saat sekitar 30 menit atau 1 jam, justru ac nggak hidup lagi, nggak ada aliran udara dingin dari lubang ac, malah udara panas yang keluar, waduh koq jadi gini, jadi panas dong.
Read more…

Plat Nomor Polisi Bisa Menunjukkan Asal Pemilik Kendaraan

parkir

“Mobil Bapak plat AA, bapak dari magelang ya” sering saya ditanya seperti itu, memang sih saya di Surabaya dan mobil saya plat AA, jadi ketahuan deh orang mana.

Lain kali saya pake motor kesayangan saya ada yang tanya lagi, “koq motornya plat KT pak, darimana pak, memangnya bapak orang kalimantan ya”, wah jadi panjang deh obrolan dengan si penanya, memang motor saya plat KT tapi saya bukan orang asli kalimantan.

Dari pertanyaan orang lain ini jadi kita tahu kalo si pemilik kendaraan dengan plat luar kota itu asalnya dari sana, kesimpulan pertama sih seperti itu walaupun belum pasti benar. mungkin saja beli kendaraan di daerah lain trus dibawa ke daerahnya sendiri misalnya.
Read more…

Berapa Km Waktunya Ganti Oli

Ketika lihat jumlah kilometer di dashboard nggak terasa kayaknya sudah lama dan hampir waktunya nih buat ganti oli, kadang bingung juga sebenarnya kapan waktunya ganti oli, ada bengkel yang ngasih tau kalo waktunya ganti oli kalo udah 4000 km, ada yang 5000 km, bahkan ada yang tertera pada botol kemasan sampai dengan 6000 km.

Setelah googling kesana kemari (kayak lari-lari aja) akhirnya ketemu juga kesimpulan. Ternyata untuk ganti oli bukan hanya dihitung dari jarak tempuh kendaraan saja, tetapi juga dari berapa lama mesin itu hidup.
Read more…

Categories: otomotif Tag:,

Penyebab Suhu Mesin Panas

Ketika lagi asyik merayap di kepadatan lalulintas mengendarai mobil, mendadak jarum indikator penunjuk suhu mesin naik. Cepat segera berhenti, jangan nekad jalan. Apalagi jalanan macet, segera menepi dan matikan mesin.

Sebab, bila dipaksakan tetap melaju, dapur pacu langsung mengalami overheating. Cirinya, suara mesin kasar, tarikan berat dan muncul gejala mesin ngelitik.Akibat panas berlebihan, kepala silinder bengkok, oli tercampur air dan sistem pelumasan terganggu sampai akhirnya piston macet.

Suhu mesin panas disebabkan beberapa faktor. Langkah pertama, buka tutup radiator. Perhatikan kondisi tiga komponen, yakni klep tekan, per dan klep vakum karena masing-masing punya tugas.

Seperti klep tekan dan per berfungsi menjaga tekanan ruang radiator konstan. Bila suhu mesin meningkat, temperatur air radiator akan naik. Karena tidak ada lubang pernapasan, makan desakan di dalam ruang pendingiin juga bertambah.

Kala tekanannya telah mencapai batas minimal kerja per, klep tekan akan membuka. Selanjutnya, uap radiator disalurkan ke reservoir. Tekanan kerjanya bisa dilihat pada tutup. Biasanya mulai terbuka pada tekanan 0,9 bar.

Jika klep tekan bagus, lihat pernya. Kalau macet akibat kerak, katup tekan tak mau terbuka meski desakan ruang pendingin meningkat melebihi tekanan per.Akibatnya temperatur mesin marangkak naik sampai overheating.

Setekah diperiksa, ternyata klep tekan bagus. Pindahkan perhatian ke katup vakum. Pada tutup radiator, klep ini bertugas ketika suhu mesin turun. Akibat perubahan temperatur tekanan ruang raadiator bergeser dari tinggi ke rendah. Sehingga ruang pendingin muncul isapan.

Saat itulah klep vakum terbuka. Jika macet, air dari tangki cadangan (reservoir) tidak akan mengisi radiator. Akibatnya, air di radiator cepat habis. Bila menemukan toko onderdil, cepat ganti baru.

Tutup radiator sudah diganti, ternyata suhu mesin masih tinggi. Lirik slang radiator. Mungkin ada kebocoran kecil akibat kondisi karet slang sudah mengeras karena usia pakai cukup tua. Ciri karet slang sudah kurang bagus, pada bagian tertentu mulai menggelembung.

Sumber : Kompas.com

Categories: otomotif Tag:

Perlukah Pemanasan Mobil

Memanaskan mesin mobil yang biasa dilakukan setiap pagi merupakan tindakan yang perlu dilakukan. Pemanasan mesin cukup dilakukan paling lama 5 menit dan tidak perlu menginjak pedal gas secara berulang-ulang atau langsam.

Memanaskan dengan cara langsam atau membiarkan terlalu lama, hanya akan membuang-buang bahan bakar dan tidak memberikan hasil maksimal terhadap kerja mesin.

Untuk mengetahui kondisi mesin sudah mencapai temperatur kerja yang bagus, bisa dilihat melalui indikator temperatur. Apabila posisi jarum sudah menunjukkan setengah berarti, waktu memanaskan mesin sudah cukup.

Di antara manfaat-manfaat pemanasan mesin adalah pembakaran bahan bakar di ruang bakar menjadi sempurna dan mesin akan bekerja optimal. Bahkan, pemanasan mesin juga membantu memperlambat keausan mesin.

Dengan pemanasan, kita memberi kesempatan pada oli untuk bergerak ke bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. Sehingga oli siap melancarkan pergesekan antarlogam saat mesin bekerja keras, ini yang membantu mencegah keausan.

Pemanasan juga membuat mesin bekerja seoptimal mungkin. Optimalisasi ini terjadi karena pemanasan dapat mengurangi potensi kebocoran kompresi.

Bagian-bagian komponen mesin pasti berada pada temperatur tinggi, ada bagian tertentu yang memang tidak dibuat presisi. Para desainer sengaja menciptakan celah di mana celah ini secara otomatis akan berkurang (menjadi presisi) ketika komponen itu terkena suhu panas. Ini yang kemudian mengurangi terjadinya kebocoran kompresi.

Kebocoran kompresi otomatis membuat tekanan kompresi pada mesin menurun. Akibat penurunan tekanan kompresi, temperatur mesin tidak mampu membakar campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Ketika campuran tersebut tidak terbakar dengan sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal.

Pembakaran yang tidak sempurna bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin kurang optimal. Tapi juga membuat mesin lebih boros bahan bakar. Ini sudah jelas karena dalam kondisi mesin masih dingin, supply bahan bakar harus lebih besar agar tetap terjadi pembakaran.

Sumber : Okezone.com

Categories: otomotif Tag:,

Mengemudi Yang Baik

Mengemudi merupakan aktivitas berbahaya. Namun tidak banyak pengemudi yang menyempatkan diri untuk mengkaji risikonya. Ada 3 kondisi yang perlu dikaji untuk mencapai rasa aman ketika berada dijalan.

Hal-hal yang perlu dikaji adalah kondisi kendaraan, manusia, dan lingkungan (journey management).

Ketiga kondisi tersebut harus dikaji secara benar, bila salah satu element yang ada tidak memenuhi standard keselamatan sebaiknya perjalanan ditunda terlebih dulu untuk mencegah terjadi hal yang tidak kita inginkan, bila route yang akan digunakan dilewati berulang-ulang sebaik route tersebut di kaji dahulu, hal ini sangat penting untuk memaksimalkan operasional kendaraan dan menghindari ketidaktahuan akan adanya ancaman bagi para pengemudi.

Selain itu perlu juga dipahami konsep mengemudi aman atau defensive driving. Istilah atau konsep ini makin sering didengar seiring bertambahnya jumlah mobil.

Selain itu, kita juga sering mendengar istilah safety driving. Konsep ini wajib untuk selalu kita ingat-ingat karena sangat berguna bagi keselamatan berkendara.

Berbeda dengan safety driving yang pengertiannya lebih mengarah ke kemampuan atau skill pengendara, defensive driving lebih lebih mengarah kepada pola, sikap, mental, serta perilaku pengendara.

Dari sekian banyak hal yang perlu diperhatikan, ada 4 poin yang sangat penting terkait dengan defensive driving, yaitu waspada, kesadaran (aware), sikap, dan mental, serta antisipasi.

Kewaspadaan menjadi faktor utama yang menjamin keamanan. Bila sikap waspada dibudayakan, pengemudi akan bertindak benar dalam menghadapi pengendara lain yang mungkin saja ugal-ugalan.

Tidak kalah penting adalah kesadaran. Sebagai pengemudi kita harus memiliki pengetahuan mengenai berkendara yang baik, benar dan aman. Pengetahuan dan pemahaman yang tepat dalam hal berkendara dengan benar dan praktis, akan meminimalisir potensi celaka di jalan raya.

Poin sikap dan mental lebih menegaskan pentingnya cara pandang bahwa sebagai pengendara kita tidak boleh egois dan mau menang sendiri. Yang harus kita utamakan adalah kepentingan umum. Pengemudi yang memiliki sikap dan mental baik, bersedia saling bergantian bila mendapati antrian di jalanan.

Antisipasi menjadi poin pamungkas. Sebagai pengendara kita harus belajar membuat skenario berkendara yang baik sebagai evaluasi setiap kali berkendara. Antisipasi yang tepat juga sangat mempengaruhi keselamatan berkendara.

Paling tidak, bila kita konsisten menjalankan keempat poin itu, akan bermanfaat bagi jaminan keselamatan pribadi. Itulah sebabnya, defensive driving terus disosialisaikan. Harapannya, jika semakin banyak pengemudi yang menerapkan konsep ini, pengaruhnya nanti tentu berimbas ke ketertiban berlalu lintas.

Sumber : okezone.com

Categories: otomotif Tag:

Tips Hemat BBM

Di tengah melambungnya harga bahan bakar minyak seperti yang terjadi saat ini, penghematan bahan bakar pasti merupakan hal yang sangat bijaksana untuk dipertimbangkan. Sederhana. Hanya dengan menaruh perhatian pada kondisi kendaraan dan gaya berkendaraan, tenyata mampu menolong kita untuk lebih berhemat.

Perhatikan tips berikut:

1. Periksalah Saringan Udara
Bagian ini kerap terlupakan dan baru dijamah saat mobil di-tune up, atau saat penggantian oli. Padahal, pemeriksaan saringan udara dapat kita lakukan setiap saat dengan hanya membuka kap mesin mobil.Angkatlah saringan udara, kemudian hadapkan ke arah matahari. Jika anda tak bisa melihat sinar matahari menerobos dari sela-sela filter, maka itu tandanya filter udara harus segera diganti.

Saringan udara yang bersih sangat berperan pada penghematan bahan bakar. Sebab, filter yang kotor menghambat aliran udara masuk ke dalam mesin, dan kemudian merusak performa mesin, termasuk konsumsi bahan bakar menjadi berlebih.

2. Periksa tekanan udara pada ban
Tekanan udara pada ban umumnya kurang menjadi perhatian bagi sejumlah pengendara, padahal tekanan ban yang rendah menyebabkan mesin bekerja lebih keras dan boros bahan bakar. Periksa tekanan angin pada saat ban dalam keadaan dingin. Sebab tekanan udara dalam keadaan ban yang panas akan lebih tinggi. Selanjutnya, pastikan pasokan udara sesuai dengan ukuran yang telah disarankan oleh pabrik. Biasanya, tekanan angin, tercantum dalam buku manual atau stiker yang dilekatkan di sekitar kabin pengemudi.

3. Akselerasi dengan perhitungan
Memacu kendaraan membutuhkan perhitungan. Itulah yang disebut perhatian pada gaya mengemudi. Tekanan gas yang spontan, kemudian melambat dengan drastis jelas membuat boros. Perhitungkan posisi kendaraan di depan anda, sehingga kecepatan kendaraan tetap stabil. Sekalipun harus melambat, maka perlambatan itu dilakukan dengan gradual.

4. Kembalilah ke alam
Nah, mungkin saran yang satu ini pun patut pula Anda pertimbangkan. Kembalilah ke alam! Alias, pakailah AC hanya di saat kita membutuhkannya. Buka jendela, dan coba nikmati semilir angin, dengan kendaraan yang berjalan santai. Namun jangan salah. Pada kecepatan tinggi, penggunaan AC justru bisa menghemat bahan bakar, sebab jendela yang terbuka menciptakan hambatan pada kendaraan untuk melaju, sehingga mesin bekerja lebih keras.

5. Simpan ban dan velg original
Velg dan ban baru pasti membuat mobil andalan kita terlihat lebih gagah. Dan, yang pasti juga akan mempermudah pengendalian. Tapi, jika ban yang kita pilih lebih lebar dari standar pabrik, maka permukaan yang bergesek dengan jalan pun akan lebih lebar, hasilnya resistensi perputaran ban juga berimplikasi pada bahan bakar yang dikonsumsi.

Jadi jika, Anda ingin mempercantik mobil, maka ada baiknya velg dan ban standar pabrik tetap disimpan. Gunakan ban dan velg tersebut saat akan melakukan perjalan jauh, di mana efisiensi bahan bakar lebih penting dari pada ‘gaya’.

6. Jangan pakai mobil
Mungkin ini tips yang paling tidak populer. Tapi faktanya, tidak menggunakan mobil jelas menghemat penggunaan bahan bakar. Tinggal perhitungkan biaya dan kebutuhan yang harus “dikorbankan” jika tidak menggunakan mobil. Gunakan angkutan umum? Motor? Atau bahkan sepeda? Ingat, jalan kaki atau sepeda jelas baik untuk kesehatan dan juga kantong anda. Jadi, cobalah bertanya pada diri sendiri setiap kali akan mengendarai mobil, “Apalah perjalanan ini perlu saya tempuh dengan mobil?”

Sumber: Kompas.com

Categories: gaya hidup, otomotif Tag:

Bagaimana Cara Hemat BBM

Sekarang lagi rame nih BBM yang mau naik, harga-harga yang lain juga ikut naik, langkah yang pas buat kita mungkin ya melakukan penghematan di segala bidang utamanya hemat penggunaan BBM.
Untuk penggunaan mobil ini yang repot, kalo udah urursan buat kerja ya mau diapain lagi.
Saya sudah baca banyak tips untuk menghemat bensin, ada yang bilang harus rajin dirawat, dibersihin, perhatikan tekanan ban dan sebagainya, semua bagus saja sih cuma ada yang saya jadi bingung.
Ada artikel yang menulis untuk hemat BBM tidak usah menggunakan AC, dengan mematikan AC akan menghemat penggunaan BBM hingga 20%, wah lumayan nih, tapi kan jadi panas, kalo panas ya buka jendela.
Saya baca di artikel lain, kalo kita buka jendela akan bisa membuat penggunaan BBM lebih banyak hingga 15% wah gimana ini..
kalo gitu untuk menghemat mungkin AC dimatiin trus jendela ditutup, ya gimana rasanya ya…

Categories: otomotif Tag: