Fotomodel pinggir jalan
Akhir-akhir ini makin banyak saja foto foto para model dipasang di pinggir jalan, ada yang ukuran hingga yang ukuran besaar.
Biasanya foto mereka disertai dengan nomor urut dan angka-angka yang tujuannya supaya mudah diingat.
terkadang juga disertai dengan background foto orang terkenal yang menjadi pengayom mereka, biar mudah dikenal dan semakin terkenal.
Fotomodel itu adalah para caleg yang ingin mengenalkan mereka kepada masyarakat. banyak dari mereka yang sebenarnya masyarakat nggak kenal, nggak tahu dan nggak mau tahu.
sepanjang jalan-jalan jadi penuh dengan foto-foto mereka hampir disetiap kota pasti ada, bukannya mempercantik kota, tapi malah bikin semrawut. bukan hanya dikota, ditempat saya yang ndeso saja ada, malah foto para ketua partai yang belum tentu kejelasannya.
Dari masang-masang foto itu saja sudah bisa dipastikan berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh para caleg itu. ya kalau jadi kalau nggak jadi kan itu hanya menguntungkan partainya saja dan beberapa orang yang nongkrong di “urutan jadi” saja. ketika masyarakat tidak mengenal mereka dan hanya mengenal partainya saja tentu suara untuk partai akan mengalir, tapi suara untuk si calegnya itu belum tentu, masih belum jelas urut jadi atau benar-benar siapa dapat banyak dia jadi.
Ada kejadian juga, mau jadi caleg itu seperti mau cari kerjaan saja, bukan ‘panggilan hati nurani untuk membangun bangsa’. mereka mencoba menjadi caleg untuk mengadu nasib peruntungan menuju nasib lebih baik. daripada sekarang kerja nggak jelas mendingan jadi caleg.
Kalo sudah begini, mau jadi kayag gimana legislatif nantinya, yang rugi rakyat juga nantinya.



